Etika Sopir Sewa Mobil dalam Melayani Tamu

Memahami etika sopir sewa mobil dalam melayani tamu itu sangat penting sekali ketika Anda ingin menggunakan jasa rental mobil. Sehingga Anda bisa mendapatkan layanan yang bagus sesuai kebutuhan. Maka dari itu pilih jasa rental yang berkualitas dan dapat melayani tamunya dengan baik. Sehingga Anda bisa merasa nyaman ketika melakukan perjalanan bersama sang sopir ke tempat tujuan.

Di bawah ini adalah beberapa etika sopir sewa mobil dalam melayani tamu yang perlu diperhatikan ketika Anda ingin menyewa jasa rental mobil, antara lain:

HAL HAL YANG HARUS DIPERHARIKAN SOPIR SEWA MOBIL DALAM MELAYANI TAMU

  1. Sopir Harus Tiba Lebih Awal dari Jam Penjemputan

Sopir yang beretika tidak boleh datang terlambat ketika melakukan penjemputan para tamunya. Jadi waktu penjemputannya harus tepat waktu sesuai dengan paket sewa mobil yang telah disepakati

Dengan datang tepat waktu 15 menit lebih awal, tentunya hal tersebut membuat tamunya merasa tenang dan tidak khawatir soal jadwal keperluannya. Karena tentunya kepentingannya tidak akan terlambat berkat sopir yang beretika dan tahu tugas serta tanggung jawabnya tersebut.

  1. Sopir Selalu Siap Membuka Pintu Tamu

Sopir yang beretika harus selalu membuka pintu dan menutup para tamu yang diantar. Ini akan membuat para tamu merasa tersanjung dan dilayani dengan baik seperti seorang raja dan tuan bersama kendaraannya sendiri yang sedang ditunggangi.

Pastikan mereka tahu bahwa etika sopir sewa mobil dalam melayani tamu adalah selalu memastikan bahwa wanita harus masuk ke dalam mobil dulu untuk penghormatan. Barulah kemudian Anda bisa meminta tamu pria untuk masuk ke mobil.

  1. Penampilan Sopir Harus Rapi dan Wangi

Supaya tamu merasa nyaman saat diantar oleh sopir, maka penampilan sopir harus benar-benar dijaga dengan baik. Selain harus berpakaian rapi, mereka juga harus wangi. Begitu pula dengan sepatu yang dikenakannya harus benar-benar bersih.

Sehingga hal tersebut membuat para tamu merasa nyaman ketika diantar oleh sopir dari jasa sewa mobil tersebut. Setidaknya sang sopir yang beretika harus berpenampilan rapi juga terhadap rambut dan jenggotnya. Rambut harus rapi, begitu juga dengan jenggotnya.

  1. Sopir sopan dalam berjabat tangan

Salah satu etika sopir sewa mobil dalam melayani tamu adalah tidak pernah menawarkan jabat tangan dulu kepada tamunya. Kecuali bila tamunya yang lebih dulu mengulurkan tangannya, maka jabat tangan baru diperbolehkan.

Budaya seperti ini sudah digunakan oleh orang Eropa sebagai pelayan yang tidak boleh mengulurkan tangannya untuk tuannya ketika ingin bersalaman. Karena hal tersebut dapat menunjukkan kesan yang tidak beretika dan kurang sopan.

  1. Sopir Tidak Boleh terlalu Banyak Berbicara kecuali Sedang Diajak Bicara Tamu

Tidak hanya harus lebih sopan kepada tamu, sopir yang beretika tidak boleh berbicara ketika mengantar tamu kecuali sedang diajak bicara. Jadi untuk semua hal yang tidak terlalu penting, sopir yang beretika tidak boleh mengawali perbincangan kepada tamunya, kecuali hanya menanyakan beberapa hal saja.

Misalnya seperti menanyakan kondisi AC-nya apakah terlalu dingin, atau tamunya perlu bantuan untuk menemukan sinyal radio, dll.

  1. Sopir Selalu Berkendara dengan Hati-Hati

Sopir yang beretika harus selalu mengendarai dan menyetir mobil dengan hati-hati dan tidak buru-buru. Begitu juga ketika akan menutup pintu mobil tidak boleh sampai menimbulkan suara keras. Karena itu sangat tidak sopan sama sekali.

Sopir harus selalu berkendara dengan hati-hati dan penuh antisipasi supaya para tamunya merasa aman. Selain itu, mereka harus selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan waspada terhadap objek lain yang datang dari luar mobil atau bahkan saat ada tindakan yang mengejutkan.

Etika Sopir Sewa Mobil Mengenai Tip

Tip adalah salah satu hal yang sering dilakukan ketika seseorang menyewa layanan rental mobil. Hal tersebut sering terjadi di kota Besar seperti di Yogyakarta. Biasanya para sopir layanan rental mobil di Jogja mendapat tip dari tamunya saat mereka merasa puas dengan pelayanannya selama mengantar penumpang ke tempat tujuan.

Namun sebenarnya tip bukan hal wajib yang harus diberikan tamu kepada sopir yang disewa. Maka dari itu sudah seharusnya sopir harus memahami etika yang baik dalam melayani tamu saat menerima tip dari tamunya. Berikut etika yang harus dijaga ketika menerima tip dari tamunya, antara lain:

  1. Mengucapkan Kata Terima Kasih

Berterima kasih saat diberi uang tips adalah 2 kata yang mudah diucapkan namun ternyata ampuh memberikan dampak positif terhadap seseorang yang berjasa kepada Anda. Mengucap kata terima kasih bagi seorang sopir merupakan salah satu etika yang perlu ditanamkan saat mereka mendapatkan uang tip. Sehingga tamu akan merasa dihargai dan bisa membangun hubungan yang baik antar tamu dan sopirnya.

  1. Tidak Boleh Mengeluh Ketika Diberi Uang Tip Sedikit

Setiap orang berhak memberikan uang tip dengan jumlah bervariasi. Itulah kenapa etika sopir sewa mobil dalam melayani tamu yang baik ketika mendapatkan uang tip sedikit adalah tidak boleh mengeluh. Mereka harus selalu bersyukur saat mendapat uang tip dari penumpangnya.

Sehingga hal tersebut membuat tamu yang dilayani merasa dihargai dan senang. Dengan begitu, tidak menutup kemungkinan bila tamu tersebut akan kembali menggunakan jasa sewa mobil di rental mobil tersebut.

  1. Sopir Tidak Boleh Meminta Tip Apalagi sampai Memaksa

Sopir yang baik dan beretika tidak boleh meminta atau bahkan memaksa mendapat uang tip dari para tamunya. Karena sebenarnya tip tidak termasuk ke dalam dokumen perjanjian layanan sewa mobil manapun.

Lagipula setiap sopir sudah mendapatkan gaji atau imbalan dari pihak rental mobil tersebut. Sehingga sudah seharusnya mereka tidak meminta atau bahkan memaksa tamu yang diantar tersebut supaya memberikan uang tip kepada mereka. Karena itu sangat tidak etis sama sekali.

  1. Sopir yang Beretika Tidak Boleh Kecewa dan Harus Tetap Ramah saat Tidak Diberi Uang Tip

Selain tidak boleh memaksa dan meminta untuk mendapatkan uang tip, salah satu etika sopir sewa mobil dalam melayani tamu yang harus ditanamkan adalah tidak boleh kecewa saat tidak diberikan uang tip. Mereka harus tetap ramah dalam melayani tamunya karena itu merupakan tugas mereka dalam mengantar tamu yang menyewa mobil ke tempat tujuan.

Jangan sampai cuma gara-gara tidak diberikan uang tip lalu sopir bersikap kasar dengan penumpang dan tidak berhati-hati saat mengantar tamunya ke tempat tujuan. Itu sangat tidak beretika sama sekali.

Sebagai seorang sopir yang beretika, sudah seharusnya mereka menyadari bahwa tugasnya adalah sebagai pelayan. Jadi tidak hanya sekedar menyetir mobil dan mengantar tamu ke tempat tujuan dengan selamat dan on time. Namun harus lebih dari itu. Mereka harus tahu etika sopir sewa mobil dalam melayani tamu dengan baik, karena tamu adalah raja bagi sopir.

Alinds Transport Sewa Mobil Jogja Designed by www.pixelldesign.com
KONTAK WA 1
KONTAK WA 2
LOKASI KAMI